Jajak Pendapat
Bagaimana menurut anda sistem PPDB online saat sekarang ini?
Bagus
Tidak Bagus
Rumit dan membingungkan
Tidak tahu
  Lihat
Agenda
05 September 2010
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Statistik
  Visitors : 5443 visitors
  Hits : 12314 hits
  Today : 35 users
  Online : 5 users
:: Kontak Admin ::

andy_yulianto@yahoo.com    rinovan_quantum@yahoo.co.id

Mendiknas Minta Kepala Sekolah Sweeping Ponsel dan Laptop Siswa

Tanggal : 06/15/2010, 19:55:54, dibaca 20 kali.

JAKARTA --Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh, mengajak para kepala sekolah melakukan sweeping ponsel dan laptop para pelajar. Langkah ini merupakan upaya mencegah perluasan konten porno di kalangan pelajar.

Mendiknas menyampaikan hal itu saat dimintai komentarnya tentang kasus video porno mirip Ariel-Luna Maya-Cut Tari, di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Selasa (15/6).

“Kalau katanya koleksi pribadi kok ada orang lain, dari logikanya saja sudah salah? Kalau koleksi pribadi ya sendiri saja. Saya juga belum lihat, tapi katanya kameranya itu mobile (bergerak) kan? Jadi pasti tidak sendiri. Untuk anak sekolah, ibaratnya sampah, untuk apalah sampah dikorek-korek, udah ketahuan nggak bagus,” ungkap M Nuh.

Menyinggung masalah pendidikan sex untuk anak sekolah, Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November itu, tak sependapat. Keliru kata dia. “Masalah yang begitu itu tidak perlu diajari, wong, sapi, kambing saja sudah tahu nggak perlu diajari. Sudah sifatnya naluri manusia. Saya saja risih kalau dikatakan pendidikan sex,” tandasnya.

Harusnya, sambung Mendiknas, pendidikan kesehatan dan reproduksi. Anak-anak sejak kecil perlu tahu bagaimana reproduksi manusia dan pentingnya untuk kesehatan. Langkah yang paling konkret yang perlu dilakukan, kata M Nuh adalah melakukan sweeping (razia) alat elektronik di telepon seluler dan laptop siswa.

“Saya mengajak semua kepala sekolah untuk melakukan sweeping alat elektonik siswa. Memang tidak selesaikan masalah, tapi bisa mengurangi. Bukan langkah yang buruk bukan, jangan terjebak sweeping itu buruk, tujuannya untuk memonitor siswa,” papar Nuh. Intinya, video porno mirip artis itu, memalukan.

(republika.co.id,15/06/2010)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas